Cara Mematikan Windows Defender untuk Sementara Waktu

30772

Mematikan Windows Defender untuk Sementara Waktu

Windows Defender merupakan antivirus bawaan yang disediakan oleh Windows untuk melindungi komputer anda dari virus maupun malware. Keberadaan Windows Defender sebagai antivirus bawaan Windows bisa dikatakan sangat berguna. Bahkan, dengan adanya Windows Defender maka sebenarnya anda tidak perlu lagi menginstall aplikasi antivirus lain. Hal ini karena Windows Defender sudah memiliki fitur dan kemampuan untuk melindungi komputer atau laptop anda dari serangan malware maupun virus.

Untuk melindungi perangkat komputer anda dari gangguan atau serangan virus maupun malware, maka Windows Defender akan memberikan perlindungan setiap saat. Hal ini dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dan pengambilan tindakan terhadap ancaman setiap saat, atau yang disebut real-time protection. Namun, ada kalanya anda perlu mematikan atau menonaktifkan Windows Defender. Misalnya saja, ketika anda hendak menginstall aplikasi atau menjalankan program yang dianggap virus oleh Windows Defender.

Ada beberapa aplikasi atau program yang ketika dijalankan akan dianggap sebagai virus oleh Windows Defender. Aplikasi-aplikasi ini biasanya yang memiliki fungsi untuk melakukan crack terhadap aplikasi lain. Salah satu contohnya adalah KMS Auto Lite yang biasa digunakan untuk melakukan aktivasi pada Microsoft Office 2013 atau 2016 atau aktivasi Windows. Oleh karena itu, ketika anda hendak menjalankan program KMS Auto Lite, maka anda perlu mematikan Windows Defender untuk sementara waktu. Tapi, tidak hanya itu saja, masih banyak aplikasi lain yang bisa saja dianggap sebagai virus.

Mematikan Windows Defender Sementara Waktu

Untuk menjalankan aplikasi atau program yang bersifat crack, biasanya akan dianggap sebagai virus oleh Windows Defender. Oleh karena itu, anda perlu untuk mematikan atau menonaktifkan Windows Defender yang digunakan untuk sementara waktu, baik itu pada Windows 8.1 atau Windows 10. Untuk itu, pada tulisan ini akan dibahas tentang cara mematikan Windows Defender pada Windows 8.1 atau Windows 10 untuk sementara waktu.

Mematikan Windows Defender Windows 8.1

Untuk mematikan fungsi Windows Defender untuk sementara waktu, maka anda harus menonaktifkan fitur real-time protection yang terdapat pada Windows Defender. Dengan demikian, komputer anda tidak akan diperiksa secara terus menerus setiap saat. Untuk mematikan Windows Defender pada Windows 8.1, silahkan simak langkah-langkah berikut.

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah, silahkan buka atau jalankan Windows Defender pada Windows 8.1. Anda dapat melakukan pencarian pada Start Menu.

Membuka Windows Defender pada Windows 8.1

Pada jendela Windows Defender, silahkan klik tab Settings. Kemudian, untuk mematikan Windows Defender sementara waktu, silahkan hilangkan ceklis (uncheck) pada Turn on real-time protection (recomended). Setelah itu, klik Save changes untuk menyimpan perubahan.

Menonaktifkan Windows Defender pada Windows 8.1

Dengan demikian anda sudah berhasil menonaktifkan real-time protection atau mematikan Windows Defender pada Windows 8.1. Untuk mengaktifkan kembali, silahkan ceklis pada Turn on real-time protection (recomended).

Mematikan Windows Defender Windows 10

Sama halnya seperti Windows Defender di Windows 8.1, anda dapat menghentikan fungsi Windows Defender dengan menonaktifkan fitur real-time protection. Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mematikan Windows Defender pada Windows 10.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka atau menjalankan Windows Defender Security Center. Anda dapat melakukan pencarian Windows Defender pada Start Menu Windows 10.

Menjalankan Windows Defender pada Windows 10

Pada jendela Windows Defender Security Center, silahkan klik Virus & threat protection atau gambar perisai yang terdapat pada panel sebelah kiri. Setelah itu, klik Virus & threat protection settings pada panel sebelah kanan.

Mengubah Pengaturan Windows Defender pada Windows 10

Untuk mematikan Windows Defender sementara waktu pada Windows 10, silahkan ubah Real-time protection dari On menjadi Off.

Menonaktifkan Windows Defender pada Windows 10

Setelah melakukan langkah diatas, maka Windows Defender pada Windows 10 akan menjadi nonaktif. Untuk mengaktifkan kembali, anda hanya perlu mengubah Real-time protection dari Off menjadi On.

Mematikan Windows Security pada Windows 10 October 2018 Update

Pada perilisan Windows 10 October 2018 Update, sangat banyak fitur baru yang dihadirkan. Salah satu fitur baru Windows 10 October 2018 Update adalah perubahan dari Windows Defender menjadi Windows Security. Jadi, Windows Defender sudah bukan lagi antivirus bawaan yang terdapat pada aplikasi terpisah, melainkan sudah ditambahkan pada pada Windows Settings.

Cara mematikan Windows Security (Windows Defender) pada Windows 10 build 1809 ini pun tentu saja berbeda dari versi sebelumnya. Anda dapat mengikuti petunjuk berikut jika hendak mematikan Windows Security di Windows 10 October 2018 Update untuk sementara waktu.

Langkah pertama adalah silahkan masuk ke pengaturan Windows 10 yaitu Windows Settings. Pada jendela Windows Settings, silahkan klik Update & Security.

Mematikan Windows Security pada Windows 10 1809

Selanjutnya, pada panel sebelah kiri, silahkan klik Windows Security. Kemudian pada panel sebelah kanan, silahkan klik Virus & threat protection untuk membuka Windows Security.

Mengubah virus and threat protection menjadi off

Pada jendela Windows Security, silahkan klik Manage Settings di bagian Virus & threat protection settings.

Mematikan Windows Security di Windows 10 October 2018 Update

Langkah terakhir untuk mematikan Windows Security adalah silahkan ubah status Real-time protection menjadi Off. Ketika anda hendak mengaktifkan kembali Windows Security, maka cukup mengubahnya kembali menjadi On.

Mematikan real time protection pada Windows 10 terbaru

Itulah cara mematikan Windows Defender untuk sementara waktu pada Windows 8.1 dan Windows 10, serta mematikan Windows Security di Windows 10 October 2018 Update. Setelah anda mematikannya, silahkan jalankan program atau aplikasi yang hendak digunakan. Jika sudah selesai, maka sangat disarankan untuk mengaktifkan Windows Defender kembali agar komputer anda memiliki perlindungan dari virus atau malware. Jika anda tidak mengaktifkan kembali atau mematikan Windows Defender secara permanen, maka kemungkinan komputer yang digunakan untuk terserang virus atau malware akan sangat besar.

ARTIKEL TERKAIT

18 KOMENTAR

  1. gak nyangka mau matiin anti virus windows aja ribet pake bgtt… thanks artikelnya udah ngebantu bgtt.. semoga suksess..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here