5 Perbedaan NTFS dan FAT32 pada Flashdisk dan Hardisk

374

Perbedaan sistem file NTFS dan FAT32 pada hardisk dan flashdisk

Dalam menggunakan Komputer dan media penyimpanan seperti Flashdisk atau Hardisk, maka tentu sudah sering melakukan proses format. Kegiatan memformat Flashdisk atau Hardisk diperlukan untuk membersihkan isinya. Saat memformat media penyimpanan tersebut, maka anda tentu sering melihat salah satu bagian yang dapat diubah, yaitu sistem file. Sayangnya, masih banyak yang merasa bingung terkait sistem file tersebut, khususnya perbedaan antara sistem file NTFS dan FAT32 pada Hardisk atau Flashdisk.

Masih banyak pengguna Komputer yang belum memahami apa itu sebenarnya sistem file NTFS dan FAT32, meskipun sangat sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun sebenarnya masih ada jenis sistem file yang lain, tetapi NTFS dan FAT32 merupakan yang paling populer, terutama bagi pengguna Windows.

Pengetahuan tentang pengertian dan fungsi dari kedua sistem file ini tentu sangat penting, agar tidak salah dalam menggunakannya. Tentu saja dalam melakukan format Flashdisk atau Hardisk, maka saat dilakukan pemformatan harus digunakan sistem file yang sesuai agar dapat bekerja dengan baik. Jika anda menggunakan sistem file yang salah saat memformat Flashdisk atau Hardisk, maka tidak akan bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas apa itu file system NTFS dan FAT32 serta perbedaan keduanya.

Apa Itu Sistem File NTFS?

Menurut Wikipedia, NTFS (New Technology File System) adalah Sistem file NTFS yang memiliki sebuah desain sederhana tetapi berkemampuan lebih dibandingkan keluarga sistem file FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) yaitu siapa saja yang berhak mengakses sebuah file atau direktori. NTFS juga melakukan penetapan kuota berapa banyak kapasitas hard disk yang dapat digunakan setiap pengguna, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance).

Fitur-fitur standar sebuah sistem file, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut file tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem file yang sebelumnya seperti HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya.

Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem file lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas). Hal ini dilakukan dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tetapi tidak secara signifikan).

Apa Itu Sistem File FAT32?

FAT (File Allocation Table) adalah sebuah sistem file yang menggunakan metode struktur tabel alokasi berkas atau file sebagai metode untuk beroperasi. Terdapat beberapa versi dari sistem file FAT, salah satunya yang dikenal saat ini dan sering digunakan adalah FAT32. Dari segi umur, dapat dikatakan bahwa sistem file FAT32 merupakan jenis file sistem yang tertua jika dibandingkan dengan NTFS maupun exFAT.

Sistem file ini merupakan generasi terakhir dari FAT yang diperkenalkan saat OS Windows 95 diluncurkan. Saat peluncuran tersebut, FAT32 menjadi pengganti dari sistem file FAT16 dan memiliki perbaikan utama dalam hal peningkatan jumlah kluster dalam setiap partisi.

Meskipun sistem file ini diperkenalkan pada sistem operasi Windows 95, namun sistem file FAT32 juga dapat bekerja pada beberapa sistem operasi windows lainnya. Sistem operasi yang tetap didukung antara lain Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 server, Windows Vista, Windows 7, Windows 8/8.1, dan Windows 10.

Perbedaan Sistem File NTFS dan FAT32 pada Flashdisk dan Hardisk

Sistem file adalah struktur logika yang digunakan oleh OS agar dapat mengendalikan akses pada data-data yang ada di dalam Flashdisk atau Hardisk. Pada sistem operasi Windows, maka terdapat dua jenis sistem file yang sangat sering digunakan, yaitu NTFS dan FAT32. Biasanya sistem file NTFS digunakan pada Hardisk, baik Hardisk eksternal maupun Hardisk internal Laptop atau PC Desktop. Sementara sistem file FAT32 lebih sering digunakan pada Flashdisk atau penyimpanan lain yang berkapasitas kecil.

Jika membahas tentang kedua sistem file ini, terdapat perbedaan besar diantara kedua file system tersebut. Beberapa perbedaan keduanya dari segi kompatibilitas OS, ukuran maksimum setiap file, jumlah file maksimum, keamanan, dan ukuran maksimum partisi.

1. Perbedaan NTFS dan FAT32 Dari Segi Kompatibilitas Sistem Operasi

Tentu ini yang paling penting diantara perbedaan keduanya, mengingat bahwa ada banyak Sistem Operasi yang digunakan saat ini. File sistem FAT32 dapat bekerja pada semua sistem operasi saat ini, tentu saja karena ini merupakan file system yang sudah sangat lama ada, dan OS terbaru juga masih kompatibel. Mulai dari sistem operasi Windows, Linux, Mac OS, DOS, Android, semuanya masih dapat membaca media penyimpanan yang menggunakan sistem file FAT32.

Perbedaan ntfs dan fat32 dari segi kompatibilitas OS

Sementara sistem file NTFS tidak support dengan beberapa sistem operasi yang saat ini masih banyak digunakan. Misalnya, Mac OS X yang hanya dapat membaca isi di dalam penyimpanan yang menggunakan sistem file NTFS, tetapi tidak dapat menulis data ke dalamnya. Sehingga, biasanya digunakan software tambahan agar dapat menulis data ke sistem file NTFS tersebut. Namun, anda tidak usah khawatir karena umumnya OS yang banyak digunakan seperti Windows dan Linux sudah kompatibel dengan jenis sistem file NTFS.

2. Perbedaan NTFS dan FAT32 Dari Segi Ukuran Maksimum Setiap File

Perbedaan lain kedua jenis sistem file ini adalah dari segi ukuran maksimum setiap file. Maksudnya adalah ukuran maksimum setiap file yang dapat anda Copy atau Cut ke dalam media penyimpanan tersebut. Bukan ukuran keseluruhan file yang anda block tetapi ukuran pada tiap satu file. FAT32 hanya dapat memasukkan ukuran maksimum 4GB per file. Jadi, ketika anda mengcopy file berukuran lebih dari 4GB ke dalam flashdisk yang menggunakan sistem file FAT32, maka tidak akan berhasil dan muncul keterangan File too large. Solusinya jika terjadi demikian adalah dengan memecah file berukuran besar tersebut, atau mengubah sistem file menjadi NTFS.

Perbedaan NTFS dan FAT32 dari segi ukuran maksimum tiap file

Sementara sistem file NTFS dapat memasukkan file dengan ukuran maksimum yang jauh lebih besar, yaitu maksimal 16 Exabyte atau setara dengan 16 Miliar GB per file. Jadi, anda akan lebih leluasa memasukkan file yang besar tanpa harus mengalami kendala apapun, selama masih tersedia ruang kosong yang sesuai pada penyimpanan tersebut.

3. Perbedaan NTFS dan FAT32 Dari Segi Jumlah File Maksimum

Perbedaan lainnya dari kedua jenis sistem file ini masih pada segi kuantitas, tepatnya jumlah file maksimum. Sistem file FAT32 hanya dapat menampung file maksimal 65.517 buah. File-file tersebut terserah berapapun ukurannya, tetapi jumlah unit file tersebut tidak boleh lebih dari 65.517. Dengan demikian sistem file ini sangat cocok jika digunakan pada Flashdisk karena kapasitas penyimpanannya yang relatif kecil dan hanya dapat menampung sedikit file.

Sementara sistem file NTFS dapat menampung jumlah file yang jauh lebih banyak. File system NTFS dapat menampung file dengan jumlah maksimal yaitu 4.294.967.295 buah. Artinya anda dapat dengan leluasa menyimpan file sebanyak-banyaknya pada media penyimpanan tersebut. Dengan demikian, jenis sistem file ini sangat cocok digunakan pada Hardisk, baik Hardisk Internal maupun Eksternal karena memiliki kapasitas penyimpanan yang besar.

4. Perbedaan NTFS dan FAT32 Dari Segi Keamanan

Jika dibandingkan dari segi keamanan, maka sistem file NTFS bisa dikatakan lebih aman jika dibandingkan dengan FAT32. File system NTFS memiliki fitur enkripsi data dan juga file permission. Sistem file NTFS juga memiliki kemungkinan data corrupt yang lebih rendah. Hal ini karena sistem akan menyimpan data terlebih dahulu agar tidak hilang sebelum melakukan pemindahan data. Jadi, jika Komputer yang digunakan tiba-tiba mati saat proses menulis data, tidak akan butuh lama untuk melakukan recover data.

Sistem file mana yang lebih aman

Sementara sistem file FAT32 tidak memiliki fitur enkripsi dan file permission. Tidak hanya itu saja, FAT32 juga memiliki tingkat kemungkinan data corrupt yang tinggi. Sehingga, akan sering dijumpat data corrup pada flashdisk yang menggunakan sistem file FAT32.

5. Perbedaan NTFS dan FAT32 Dari Segi Ukuran Maksimum Partisi

Perbedaan lainnya adalah dari segi ukuran maksimum partisi yang dibuat pada penyimpanan. Sistem file FAT32 memiliki ukuran partisi maksimum yang bisa dikatakan rendah untuk ukuran saat ini, yaitu hanya 2TB. Jadi, jika anda memiliki hardisk berukuran 3TB atau lebih dan menggunakan sistem file FAT32, maka akan percuma saja karena yang akan terbaca hanya 2TB.

Sementara sistem file NTFS memiliki ukuran partisi maksimum yang jauh lebih besar, yaitu 16 Exabyte atau setara dengan 16 Miliar GB. Artinya, jika anda menggunakan Hardisk berkapasitas 20TB juga tidak masalah. (Baca : Seberapa Besar Kapasitas Penyimpanan Gigabyte, Terabyte, Exabyte dan Petabyte?)

Rangkuman

Setelah anda membaca penjelasan diatas, bisa saja masih terdapat poin yang membingungkan. Oleh karena itu, berikut rangkuman dari penjelasan perbedaan sistem file NTFS dan FAT32 diatas.

Sistem File FAT32:

  • Kompatibilitas OS : Support semua OS.
  • Ukuran maksimum per file : 4GB.
  • Jumlah file maksimum : 65.517 file.
  • Keamanan : Tidak memiliki fitur enkripsi, permission, dan resiko file corrupt tinggi.
  • Ukuran maksimum partisi : 2TB.

Sistem File NTFS:

  • Kompatibilitas OS : Tidak support beberapa OS.
  • Ukuran maksimum per file : 16EB.
  • Jumlah file maksimum : 4.294.967.295 file.
  • Keamanan : Memiliki fitur enkripsi, permission, dan resiko file corrupt rendah.
  • Ukuran maksimum partisi : 16EB.

Itulah perbedaan antara sistem file NTFS dan FAT32 pada Flashdisk atau Hardisk. Jadi, setelah anda mengetahui perbedaan kedua file system diatas, maka tentu dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan fungsi yang diharapkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here