Waspada! Ada Malware yang Bisa Merusak Android Secara Fisik

1227

malware yang bisa merusak android secara fisik

Bagi anda pengguna Samrtphone Android, maka ada kabar buruk yang harus anda ketahui. Pasalnya kini terdapat sebuah virus atau malware yang bisa merusak android secara fisik. Jika biasanya malware hanya mampu memberikan kerusakan pada sistem, maka hal ini berbeda dengan malware satu ini, karena bisa sampai mengakibatkan kerusakan fisik. Anda mungkin masih ingat dengan malware Ransomware Wannacry yang sempat membuat seluruh dunia panik. Malware yang bisa merusak android secara fisik ini pun sangat berbahaya dan bisa merugikan para pengguna gadget.

Malware yang bisa merusak Android secara fisik

Bagi anda yang aktif dalam dunia digital, maka anda sudah pasti tahu dan kenal dengan yang namanya mata uang digital atau penambangan digital. Akhir-akhir ini penambang uang digital memang terus bermunculan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak, maka muncullah beberapa orang yang tidak bertanggung jawab dan membuat sebuah malware yang digunakan untuk menambang uang digital.

Jika biasanya penambang uang digital menggunakan perangkat komputer masing-masing, maka keberadaan malware ini akan mengambil alih perangkat komputer milik orang lain dan menggunakannya untuk menambang mata uang digital. Biasanya, malware jenis ini menyusup ke perangkat komputer melalaui jaringan internet.

Kini malware yang dikenal dengan sebutan cryptocurrency dikabarkan tengah mengincar perangkat Android. Tidak puas dengan perangkat komputer, kini yang menjadi sasaran selanjutnya adalah perangkat Android. Penggunaan Android tentu saja bisa memberikan keuntungan yang lebih, pasalnya Android bisa dikatakan selalu aktif dan terkoneksi ke Internet jika dibandingkan dengan perangkat Komputer atau PC Dekstop.

Malware yang bisa merusak Android secara fisik ini dikenal dengan nama Loapi. Berdasarkan informasi yang beredar, virus atau malware ini berpotensi merusak perangkat Android yang terinfeksi, buka hanya pada Sistem Operasi atau Softwarenya saja, namun sampai pada fisik perangkat Android tersebut.

Bagaimana cara kerja malware Loapi?

Keberadaan Loapi ditemukan pertama kali oleh perusahaan keamanan internet Karspersky. Menurut pihak Karspersky, Loapi menyusup ke perangkat Android melalui iklan berkedok aplikasi Antivirus, SMS Spam, atau konten dewasa. Setelah Loapi berhasil menyusup ke Perangkat Android, maka dalam sekejap bisa mengambil alih kontrol perangkat Android.

Dengan adanya kontrol penuh atas perangkat Android, maka pelaku yang menyebar malware Loapi tentu saja akan menggunakan perangkat tersebut untuk menambang mata uang digital. Dengan demikian pelaku bisa mendapatkan banyak uang digital hasil tambang dari perangkat Android yang telah berhasil diinfeksi.

Bagaimana Loapi merusak fisik Perangkat Android?

Anda mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana mungkin sebuah malware bisa merusak Android secara fisik. Jika difikir-fikir, malware hanyalah sebuah program yang hanya akan mempengaruhi sistem atau Software. Jawabannya sederhana, Perangkat Android yang sudah terinfeksi oleh malware Loapi akan terus dipaksa untuk bekerja secara terus menerus untuk mendapatkan hasil tambang uang digital yang lebih banyak. AKibanya, baterai dan komponen lainnya dari perangkat Android tersebut akan menjadi lebih cepat panas karena bekerja terus menerus. Jika hal ini berlangsung dalam waktu yang lama, maka tentu saja akan mengakibatkan kerusakan pada fisik perangkat Android.

Dalam uji coba yang dilakukan oleh peneliti Karspersky Lab, baterai smartphone yang terinfeksi Loapi hanya bisa bertahan selama dua hari sampai rusak. baterainya akan membengkak sampai mengakibatkan punggung ponsel terbuka. Dengan demikian, perangkat Android tersebut tidak akan bisa digunakan lagi karena baterainya telah rusak.

malware yang bisa merusak android secara fisik

Bagaimana cara megatasi Malware Loapi?

Berita terburuknya adalah, Loapi adalah malware yang bisa merusak Android secara fisik danĀ  juga memiliki sistem pertahanan yang cukup kuat sehingga sangat sulit untuk diberantas. Ketika pengguna Android melakukan upaya untuk menghapus izin dari aplikasi yang terinfeksi Loapi, akan muncul pop-up yang menghalangi layar, sehingga aktifitas tersebut tidak akan bisa dilakukan.

Meskipun berpotensi merusak perangkat Android secara fisik, Karspersky menyatakan bahwa malware ini tidak diperuntukkan untuk mencuri data pengguna yang telah terinfeksi. Jadi anda tidak usah khawatir akan keamanan data dan privasi yang sudah dimasukkan pada perangkat Android. Meskipun demikian, keberadaan Loapi tetap perlu diwaspadai dan sebaiknya anda melakukan tindakan pencegahan agar tidak terinfeksi Loapi.

ARTIKEL TERKAIT

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here