3 Cara Menangani Penipuan Online di Internet

757

Cara menangani penipuan online di internet
Tidak hanya di dunia nyata penipuan juga bisa terjadi di dunia maya atau internet. Umumnya yang sering terjadi di internet adalah penipuan berkedok jual-beli online. Sudah banyak korban yang mengalaminya dan uang pun melayang karena tidak tahu cara menangani penipuan online di internet. Padahal ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika anda menjadi korban penipuan online.

Umumya, karena penipuan terjadi di dunia internet korban yang mengalami penipuan online merasa kebingungan harus bertindak seperti apa. Kebanyakan di antaranya hanya memposting identitas pelaku atau penipu di sosial media miliknya. Harapannya paling tidak ada yang mengenali identitas pelaku dan memberitahunya. Padahal belum tentu pelaku atau penipu menggunakan indentitas asli, bisa saja menggunakan identitas palsu. Untuk menanganinya ada beberapa cara, paling tidak dengan melakukan penanganan ini korban bisa mencegah penipuan-penipuan itu terjadi kembali.

Cara menangani penipuan online di internet

Ada beberapa cara untuk menangani penipuan online di internet, berikut adalah 3 cara menangani penipuan online di internet:

1. Melaporkannya secara online

Cara menangani penipuan online di internet

Cara yang pertama ini bisa dibilang cara yang paling mudah yaitu dengan melaporkannya secara online. Ada situs-situs yang bisa anda akses untuk melaporkan kasus penipuan yang terjadi di internet. Seperti kredibel.co.id, cara pelaporannya sangat mudah anda tinggal masukan saja nomor rekening atau nomor ponsel pelaku atau penipu. Kemudian situs tersebut akan melacak riwayat pelaku atau penipu.

Kedua ada situs lapor.go.id yang merupakan situs layanan online untuk pengaduan kejahatan. Situs ini dikembangkan oleh staf kepresidenan dengan administrator yang terdiri dari 81 kementrian, 44 BUMN dan 5 Pemda. Untuk cara pelaporannya anda tinggal menjelaskan secara deskriptif kronologi yang terjadi, kemudian pilih jenis laporan dan setelah itu masukan lampiran bukti seperti scan bukti pembayaran ke rekening pelaku dan screnshot percakapan. Jika ada bukti-bukti lain cantumkan saja untuk memperkuat laporan anda dan terakhir tambahkan lokasi kejadian lalu kirim. Setelah laporan masuk situs ini akan memprosesnya kurang lebih sampai 3 hari. Jika sudah terverifikasi situs ini akan meneruskan laporan anda kepada instansi yang berwenang.

2. Melaporkannya langsung ke bank

Saat melakukan transfer uang ke pelaku anda pasti tahu bank mana yang dia pakai. Dari situ anda bisa mendatangi kantor banknya dan menjelaskan kronologi serta bukti penipuan agar pihak bank segera memblokir rekening pelaku. Cara yang satu ini bisa dibilang paling efektif karena kemungkinan besar uang anda bisa dikembalikan lagi dengan cepat. Jika penipuan terjadi saat bank tidak dalam jam operasional anda bisa menelpon call center atau service centernya sebagai penanganan pertama.

3. Melaporkannya langsung ke polisi

Anda bisa mendatangi langsung kantor polisi dan menceritakan kronologi penipuan yang terjadi. Buatlah laporan dengan bukti-bukti yang kuat sehingga polisi bisa memprosesnya dengan cepat. Jika memang tidak sempat untuk datang ke kantor polisi secara langsung, anda bisa melaporkan kasus anda ke polisi via email ke cybercrime@polri.go.id. Sebelum laporan dikirim pastikan lapiran bukti dan data diri anda sudah lengkap.

Di beberapa kasus jual-beli online korban yang tertipu biasanya karena tergiur oleh harga yang murah atau diskon yang besar. Oleh karena itu, sebaiknya jangan dulu mudah percaya dengan harga murah yang ditawarkan online shop. Perlu diingat bahwa pencegahan lebih baik daripada mengobati, tetaplah berhati-hati dan cermati tips-tips belanja online aman.

Itulah tadi cara menangani penipuan online di internet yang bisa anda lakukan ketika anda sudah terlanjur menjadi korban. Bisa secara online ataupun langsung mendatangi instasi terkait.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here